Senin, 28 Oktober 2013

10 Tempat Wisata Keren di Korea Selatan

Diposting oleh Unknown di 21.07 0 komentar
1. Seoul ibukota Korea Selatan

4Corners Seoul
4Corners Seoul
The National Folk Museum of Korea.The National Folk Museum of Korea.Koropoku Seoul Korea Selatan.
Koropoku Seoul Korea Selatan.
Parshooter Seoul Korea Selatan.Parshooter Seoul Korea Selatan.
Kota Seoul adalah pusat bisnis dan budaya di Korea Selatan, di mana gedung pencakar langit menara di atas kuil Buddha. Mengambil semua dari dalam N Seoul Tower, dibangun di atas puncaknya pada Namsan Park. Kedai-kedai teh dan toko-toko Insadong memberikan rasa rasa khas Korea, yang dapat membuat Anda menjadi lebih pengalaman adalah dengan berkunjung ke lapangan dan museum Gyeongbokgung. Situs Warisan Dunia UNESCO Changdeokgung Palace adalah contoh yang baik dari arsitektur kuno otentik.

2. Jeju, Korea Selatan
Jeju Korea Selatan
Jeju Korea Selatan
Udo Korea SelatanUdo Korea Selatan.Jeju Korea Selatan
Jeju Korea Selatan.
Jeju Korea Selatan.Jeju Korea Selatan.
Jeju adalah tempat wisata panas booming dengan atraksi yang unik, termasuk populer dengan patung taman dewasa, Loveland, dibuat oleh Lulusan Universitas Hongik. Ini bukan untuk memalukan! Di atas semua, Jeju adalah tujuan bulan madu populer karena matahari terbit dan matahari terbenam yang romantis, iklim ringan dan pantai berpasir yang indah. Petualang bisa mendaki ke Baeknok danau di puncak Gunung Halla, puncak tertinggi di Korea Selatan. Mengawasi keluar untuk "Haenyeo," penyelam perempuan mengumpulkan makanan laut segar, dan ikon "patung kakek" ditampilkan di luar banyak restoran.

3. Busan, Korea Selatan
Busan, Korea Selatan
Busan Korea Selatan
Busan Korea SelatanBusan Korea Selatan.Busan Korea Selatan
Busan Korea Selatan.
Busan Korea SelatanBusan Korea Selatan
Busan adalah kota kedua terbesar di Korea. Wisatawan sering datang ke daerah ini untuk mendaki dan mengunjungi kuil Buddha yang terletak jauh di dalam pegunungan di kawasan itu. The Temple Beomeosa, didirikan pada 678 AD, mungkin salah satu kuil yang paling sering dikunjungi di daerah dan selalu dikemas dengan jamaah dan wisatawan. Untuk penggemar seni, Busan menawarkan beberapa museum dan bangunan bersejarah. Jika pemandangan adalah hal Anda, cobalah mengunjungi Pulau Dongbaek, atau menonton burung di muara sungai Nakdong.

4. Incheon, Korea Selatan
Incheon, Korea Selatan
Incheon Korea Selatan
Incheon memiliki lebih dari semuanya! Seni, hiburan, fashion, sejarah dan alam. Kota ini sedang mengalami pengembangan real estate mewah, dengan target proyeksi akan selesai tahun 2015. Hal ini juga mengharapkan sejumlah besar pengunjung untuk Asian Games 2014 tersebut. Pengunjung dapat membaca dengan teliti toko desainer di distrik Bupyeong, menikmati acara di Arts Centre atau menemukan sejarah lokal di Liberty Park dan Independence Memorial Hall. Kepala hanya Chinatown resmi negara untuk masakan otentik dan souvenir. Sebuah perjalanan feri ke pulau-pulau terdekat adalah pelarian yang sempurna dari pusat kota.

5. Seogwipo, Korea Selatan
Seogwipo, Korea Selatan
Seogwipo Korea Selatan
Seogwipo berada di sisi selatan Pulau Jeju, menawarkan hotel yang megah, tebing terjal, pantai populer dan air terjun cantik. Tebing vulkanik-batu yang terletak di sekitar pantai Jungmun adalah keajaiban. Pastikan untuk mengunjungi tampilan platform untuk mengambil dalam pemandangan spektakuler. Sebuah kota pesisir, banyak kegiatan di Seogwipo berkisar laut, termasuk wisata menyelam dan kapal selam. Banyak restoran spesialis dalam segar, makanan laut lokal. Ada juga banyak untuk melihat dan melakukan pedalaman, termasuk candi, museum seni, taman hiburan dan kebun raya.

6. Yeosu, Korea Selatan
Yeosu, Korea Selatan
Yeosu Korea Selatan
Yeosu terpilih menjadi tuan rumah Expo Dunia 2012, itu terlempar ke dalam sorotan pariwisata. Sekarang pantai vulkanik kota Korea Selatan, pulau indah dan situs bersejarah warna-warni telah ditemukan, kemungkinan bahwa ia akan tumbuh menjadi tempat liburan populer internasional. Naik bus ke kuil Hyangiram, berjalan di sepanjang pemecah gelombang ke Pulau Odongdo, atau cara kerja Anda melalui Pasar Ikan menarik.

7. Gangneung, Korea Selatan
Gangneung Korea Selatan
Gangneung Korea Selatan
Gangneung memiliki suasana matahari terbit yang sedikit lebih indah di, khususnya di dekatnya Jeongdongjin, di mana menonton fajar istirahat di cakrawala Korea Selatan adalah pengalaman epik dan hobi Tahun Baru nasional. Pantai dan museum indah, dan taman yang unik Gangneung adalah layak eksplorasi. Anak-anak akan terpesona oleh kapal selam dan kapal perang di Tongil Park, sementara orang dewasa akan pergi kacang untuk arsitektur dramatis dan karya kontemporer Haslla Dunia Seni.

8. Jeonju, Korea Selatan
Jeonju, Korea Selatan
Jeonju Korea Selatan
Jeonju adalah seorang foodie surga yang benar, sehingga dicintai untuk masakannya yang telah dianggap oleh UNESCO sebagai Kota Kreatif untuk Gastronomi. Cara terbaik untuk menikmati kota ini Korea Selatan adalah makan melalui jalan itu, menikmati masakan khas daerah hangat seperti bibimbap dan kongnamul Gukbap. Setelah Anda kekenyangan, mendaki ke Omokdae dan monumen Imokdae batu, atau hanya menonton atlet membakar kalori di Stadion Piala Dunia.

9. Changwon, Korea Selatan
Changwon, Korea Selatan
Changwon Korea Selatan
Changwon adalah surga bagi para pengamat burung, yang berduyun-duyun (mengampuni pun) dari seluruh dunia untuk mengintip di situs migrasi terbesar Korea. Junam Wetlands Park, khususnya, merupakan tempat populer untuk menonton ribuan burung mengepakkan sayapnya. The Musical Fountain di Yongji Danau adalah pemandangan yang sama spektakuler, sebagaimana patung-patung dipamerkan di Museum Seni Gyeongnam. Alkali air panas lokal tempat yang sempurna untuk bersantai setelah seharian menatap dan mengeksplorasi.

10. Jeongseon-gun, Korea Selatan
Jeongseon-gun, Korea Selatan
Jeongseon-gun, Korea Selatan
Jeongseon adalah sebuah lembah di Korea, Kota Selatan, di provinsi Gangwon, terkenal untuk pasar lima hari, sebuah bonanza ikan segar, memproduksi, herbal, kimchi buatan sendiri, kain, pertunjukan dan kios-kios jajanan. Untuk mengintip ke Jeongseon masa lalu, kunjungi Arari Village, sebuah rekreasi dari masyarakat pedesaan yang memiliki rumah-rumah tradisional, kerajinan dan kincir air bekerja.

Nah itulah destinasi tempat wisata di Korea Selatan yang indah dan menarik untuk Anda kunjungi, bagaimana? berminat untuk jalan jalan ke korea? jangan lewatkan salah satu tempat wisata di atas ya, kan sayang kalau udah jauh-jauh ke Korea tidak menuju tempat yang menarik di korea. Selamat Liburan ^_^.

Makna Sumpah Pemuda

Diposting oleh Unknown di 20.45 0 komentar

Makna Sumpah Pemuda

       Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita.

       Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

       Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka kemudian menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersamasama.

       Perlu kita ketahui, Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak hal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak akan bisa membuat Indonesia merdeka jika berjuang di kelompok sendiri.

       Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia membuat mereka sadar bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Karena itu, diadakanlah Kongres Pemuda I dan II. Mereka menjadi satu, menjadi “Pemuda Indonesia”.
Bertolak Belakang

       Semangat persatuan para pemuda dulu harus diikuti pemuda masa kini. Yaitu, mengisi kemerdekaan dengan hal positif yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Asal Usul Nama Kota Pekalongan

Diposting oleh Unknown di 20.43 0 komentar

Asal Usul Nama Kota Pekalongan

Pada Tanggal 1 April kemarin Kota Pekalongan merayakan hari jadinya yang ke-105. Pada hari itu Kota Pekalongan bertransformasi dari ”sekadar” Kota Batik menjadi The World’s City of Batik. Sebagai kota yang memiliki banyak pengrajin batik, nama kota ini tidak sementereng Yogyakarta ataupun Solo. Pekalongan?
13019102351050907739
Kota Pekalongan adalah kota yang terletak di utara Pulau Jawa, berdekatan dengan kota Pemalang, Tegal dan Semarang. Kota ini memang kota yang tidak terlalu besar sehingga banyak orang sulit untuk mengetahui dimana tempatnya. Kota Pekalongan berada di propinsi Jawa Tengah yang beribukotakan Semarang. Sebagai kota yang berada di Propinsi Jawa Tengah bisa dipastikan penduduknya menggunakan bahasa Jawa sebagai penghubung komunikasinya sehari-hari. Bahasa Jawa logat Pekalongan agak sedikit berbeda dengan bahasa Jawa lain seperti Jogja atau Solo yang cenderung lebih halus.

Pekalongan, sebuah nama yang unik. Bagaimana asal usul nama kota ini? Nama Pekalongan berasal dari nama Topo Ngalongnya Joko Bau (Bau Rekso) putra Kyai Cempaluk yang dikenal sebagai pahlawan daerah Pekalongan. Di kemudian hari ia menjadi pahlawan kerajaan Mataram, yang konon ceritanya berasal dari Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Suatu ketika, ia disuruh oleh pamannya Ki Cempaluk untuk mengabdi kepada Sultan Agung, raja Mataram. Joko Bau mendapat tugas untuk memboyong putri Ratansari dari Kalisalak Batang ke istana, akan tetapi Jaka Bau jatuh cinta pada putri tesebut.
Sebagai hukumannya Jaka Bau diperintah untuk mengamankan daerah pesisir yang terus diserang oleh bajak laut cina. Ia kemudian bersemedi di hutan gambiran, setelah itu Joko bau berganti nama menjadi Bau Rekso dan mendapat perintah dari Sultan Agung untuk mempersiapkan pasukan dan membuat perahu untuk membentuk armada yang kemudian melaksanakan serangan terhadap kompeni yang ada di Batavia ( 1628 dan 1629). Setelah mengalami kegagalan Bau Rekso memutuskan untuk kembali dan bertopo ngalong (bergelantung seperti kelelawar) di hutan gambiran. Di dalam tapanya tersebut tak ada satupun yang bisa mengganggunya termasuk Raden Nganten Dewi Lanjar (Ratu Segoro Lor) dan prajurit silumannya. Pada akhirnya, karena kekuatan goibnya yang luar biasa maka Dewi Lanjar pun bertekuk lutut dan akhirnya Dewi Lanjar dipersunting Joko Bau.
Satu-satunya yang bisa mengganggu topo ngalongnya Joko Bau adalah Tan Kwie Djan yang mendapat tugas dari Mataram, kemudian Tan Kwie Djan dan Joko Bau sowan ke Mataram untuk menerima tugas lebih lanjut. Dari asal topo ngalong inilah kemudian timbul nama Pekalongan. Munculnya nama Pekalongan menurut versi ini seputar abad XVII pada era Sultan Agung dan dalam sejarah Bau Rekso dinyatakan gugur pada tanggal 21 September 1628 di Batavia dalam peperangan melawan VOC. Tempat topo ngalongnya Joko Bau tersebut dipercayai tempatnya berbeda-beda antara lain di Kesesi, Wiradesa, Ulujami, Comal, Alun-alun Pekalongan dan Slamaran.
Berbagai Asal Kata “Pekalongan”
Nama Pekalongan semula dari daerah Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sejak jaman Majapahit nama Pekalongan sudah ada di daerah tersebut dan orang-orang di tempat itu pun banyak yang pindah ke lain tempat dan kemudian nama Pekalongan digunakan untuk nama sebuah kecamatan di kota Netro Lampung.
Kata Pekalongan, asal kata pek dan along. Kata pek artinya teratas, pak de (si wo), luru (mencari, apek) sedang kata along yang artinya halong dalam bahasa sehari-hari nelayan yang berarti dapat banyak. Kemudian kata Pek-Along artinya mencari ikan di laut dapat hasil. Dari Pek Halong kemudian menjadi A-PEK-HALONG-AN (Pekalongan). Okeh masyarakat Pekalongan sendiri kata Pekalongan dikromokan menjadi PENGANGSALAN (angsal = dapat). Kemudian dijadikan lambang Kota Pekalongan yang telah ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Besar Pekalongan tertanggal 29 Januari 1957 dan diperkuat dengan Tambahan Lembaran Daerah Swatantra Tingkat 1 Jawa Tengah tanggal 15 Desember 1958 seri B Nomer 11 kemudian disahkan oleh Mentri Dalam Negeri dengan Keputusanya Nomer: Des./9/52/20 tanggal 4 Desember 1958 serta mendapatkan persetujuan Pengusaha Perang Daerah Tertorium 4 dengan surat Keputusannya, Nomer : KPTSPPD/ 00351/11/1958 tanggal 18 November 1958.
Kata Pekalongan, asal kata pek dan kalong. Kata kalong dalam bahasa Jawa dianggap berasal dari kata dasar elong artinya mengurangi, dan dalam bentuk pasif kalong yang berarti berkurang. Sementara kata pek atau amek, seperti yang tercermin dalam ungkapan kata amek iwak (menangkap ikan), diduga berkaitan dengan bahasa nelayan lokal. Adapun kata kalong bisa berarti pula sejenis satwa kelelawar besar yang secara simbolis diartikan sebagai kelompok rakyat kecil atau golongan orang tertentu yang suka keluar (untuk bekerja) dari rumah pada malam hari (nelayan).
Lambang Kota Praja Pekalongan tempo dulu yang disahkan pemerintah Hindia Belanda dengan “Keputusan Pemerintah“ (Gouvernements Besluit) Tahun 1931 Nomer 40 dan menurut keterangan Dirk Ruhl Jr dalam nama ”Pekalongan” berasal dari perkataan “along”, artinya banyak atau berlimpah-limpah, lancar, beruntung, berkaitan dengan penangkapan ikan (hasil laut) dengan menggunakan pukat tarik. Dengan demikian sesuai dengan motto yang tertulis dibawah perisai lambang Kota Praja Pekalongan (jaman doeloe) berarti : “pek” (pa)-along–an” yakni tempat ditepi pantai untuk menangkap ikan dengan lancar dengan menggunakan pukat tarik (jala).
Menurut Kyai Raden Masrur Hasan, keturunan Sunan Sendang yaitu R. Nur Rochmad di Sendangduwur Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Pekalongan berasal dari istilah para santri kalong karena tidak bermukim di pesantren di bawah asuhan R. Joko Cilik yang akhirnya juga disebut sebagai mbah Mesjid
Dari asal kerajaan bernama “Pou-Kia-Loung” kemudian menjadi kata Pekalongan dan menurut naskah kuno Sunda dari akhir abad ke 16, koleksi perpustakaan “Bodlain” di Inggris. Di dalam naskah tersebut menceritakakan perjalanan “Bujangga Manik” orang pertama terpelajar dari Sunda, mengunjungi beberapa daerah di Pulau Jawa, diantaranya beberapa tempat di kawasan Brebes, Pemalang, Batang, dan Pekalongan. Kendati tidak singgah di Pekalongan namun dalam penuturan perjalanannya di empat daerah ini Sang Bujangga tidak lupa menyebut nama Pekalongan. Penyebutan nama Pekalongan dalam naskah Bujangga Manik tersebut dapat dipandang penyebutan nama Pekalongan paling tua dalam naskah pribumi.
Nama Kota Pekalongan ternyata juga disebut dalam sumber sejarah kuno asal Tiongkok pada dinasti Ming. Sumber ini menuturkan bahwa pada tahun ke tujuh masa pemerintahan “Kaisar- Siouenteh” (tahun masehi 1433) orang Jawa telah datang mempersembahkan upeti dan memberikan sebuah keterangan pertama jaman “Youen-Khang dari masa pemerintahan Kaisar Siouen-ti” dari dinasti Han. Di negeri mereka terapat tiga jenis penduduk. Pertama, orang-orang Tionghoa, bertempat tinggal untuk sementara waktu, pakaian dan makanan mereka bersih dan sehat. Kedua, para pedagang dari negeri-negeri lain yang telah lama menetap, mereka ini juga sopan santun dan bersih. Ketiga, adalah penduduk pribumi, yang yang dituturkan sangat kotor dan makan ular, semut dan serangga, perwujutannya gelap kehitam-hitaman. Satu hal yang aneh adalah karena mereka berpandangan sebagai kera dan berjalan dengan kaki telanjang. Jika ayah atau ibu mereka meninggal, mereka dibawa ke hutan belantara dan kemudian dibakar. Salah satu kerajaan mereka dinamakan “Pou-Kia-Loung”. Disamping itu ada orang yang menyebutnya Hie Kiang atau Choun-Ta. Menurut “Prof. D.G. Schlerel” dalam bukunya berjudul “Iets Omt ent De Betrikkinoen Der Chinezen Met Java, voornDe Komst Der Europennen Aldo“ termuat dalam majalah Tijdsct-ift voor Indische Taal Land-En Volkenkumdell, jilid XX Tahun 1873, yang dimaksud kerajaan “Pou-Kia-Loung“ dalam sumber sejarah dinasti “Ming” tersebut adalah Pekalongan.
Tetapi masih ada beberapa versi lain tentang terciptanya nama kota Pekalongan, yaitu sebagai berikut:
LEGOK KALONG
Dalam lakon Ketoprak yang pernah dipagelarkan di Pekalongan oleh Siswo Budoyo, lakonnya diambil dari hasil karya R.Soedibyo Soerjohadilogo, diantaranya mengisahkan peristiwa keberhasilan Joko Bau putra Kyai Cempaluk memenggal kepala JP Coon (VOC). Kepala tersebut dibawanya pulang untuk disowankan kepada Sultan Agung dan dalam perjalanan direbut oleh Mandurarejo. Karena tidak mempunyai cukup bukti maka Joko Bau bertapa kembali di daerah selatan Pekalongan. Dari kata Legok Kalong inilah kemudian timbul nama Pekalongan di desa “Legok Kalong” dari nama desa itu kemudian menjadi Pekalongan.
KALINGGA
Konon sebagian masyarakat Pekalongan beranggapan bahwa letak Kerajaan Kalingga adalah di desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Dari Kalingga inilah kemudian dihubungkan dengan kata Kaling, Keling, Kalang dan akhirnya menjadi Kalong. Akhirnya dari kata Kalong tersebut kemudian timbulah nama Pekalongan, karena Kerajaan Kalingga itu dikenal pada abad VI-VII, maka timbulnya nama Pekalongan menurut versi ini seputar abad VI dan VII.
Kalong ( Kelelawar)
Pekalongan berasal dari kata Kalong (Kelelawar), karena di Pekalongan dulunya banyak binatang kelelawar/kalong, terutama di Kesesi tempat kelahiran Joko Bau putra Kyai Cempaluk. Dalam versi yang sama tetapi berbeda tempat, dikisahkan bahwa di sepanjang kali Pekalongan (Kergon), di tempat tersebut dulunya ada pohon slumpring dan banyak kelelawarnya begitu juga di Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan terdapat banyak pohon randu gembyang dan banyak dihuni kelelawarnya dan dijadikan pedoman bahwa daerah yang banyak dihuni kelelawar adalah daerah pantai. Dari banyaknya kelelawar (kalong) tersebut kemudian berubah menjadi nama Pekalongan. Nama pekalongan tersebut dikenal seputar abad ke XVII (jamannya Bau Rekso).
KALANG
Asal kata Pekalongan berasal dari kalingga dan berubah menjadi kata keling kemudian berubah lagi menjadi kalang. Kata kalang tersebut ada beberapa pengertian yaitu hilir mudik, nama sejenis ijan laut Cakalang, gelanggang, sekelompok, atau diasingkan ke/di selong. Didalam salah satu cerita rakyat daerah Pekalongan ada hutan/semaksemak yang banyak setan/siluman dan tempat tersebut sangat ditakuti oleh siapapun, kemudian tempat tersebut dipergunakan untuk pembuangan sebagai hukuman bagi orang–orang yang membangkang atau membahayakan pada kerajaan Mataram. Dari kata kalang tersebut kemudian menjadi Pekalongan.
Dari berbagai macam asal usul nama kota ini terbukti bahwa Kota Pekalongan telah lama berdiri sehingga tidak ada keraguan lagi untuk mengenalnya lebih dalam. Sejalan dengan rebrandingnya sebagai The World’s City of Batik maka Kota Pekalongan siap menyambut kedatangan Anda untuk menikmati “atmosfir” batik di kota ini.
1302072111703566600 

Minggu, 27 Oktober 2013

SEJARAH KOMPUTER

Diposting oleh Unknown di 08.22 0 komentar
Sejarah Perkembangan Komputer – Sebelum adanya beberapa alat elektronik canggih seperti laptop dan iPad, dulu kita menggunakan komputer untuk alat mengetik, alat berhitung dan melakukan pekerjaan lainnya. Seiring berkembangnya waktu dan semakin canggih dunia elektronik, komputer pun sudah semakin berkembang mulai dari design hingga kemampuannya. Padahal Sejarah Perkembangan Komputer dulunya digunakan sebagai alat hitung untuk membantu penghitungan angka-angkat sebelum akhirnya menjadi perangkat multifungsi seperti saat ini. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa kini sudah mengerti kegunaan dari komputer, namun mungkin sebagian besar orang masih belum tahu tentang sejarah komputer hingga perkembangan komputer itu sendiri.

Sejarah Perkembangan Komputer

sejarah perkembangan komputer
Maka dari itu, di bawah ini kami akan memberikan informasi wawasan seputar sejarah dan perkembangan komputer dari zaman dahulu hingga zaman serba canggih seperti saat ini. Sejak dahulu manusia memang membutuhkan alat bantu hitung. Mulai dari perbintangan, perdagangan atau pekerjaan lainnya sangat membutuhkan alat bantu hitung. Dan menurut para ahli sejarah, alat hitung yang pertama dibuat oleh manusia adalah Abacus atau Sipoa oleh bangsa China sekitar 25 ribu tahun yang lalu. Hingga saat ini sipoa masih digunakan, sedangkan bangsa peru dan inca menggunakan quipus yang berupa tali simpul dan tiap simbulnya melambangkan bilangan tertentu. Lalu setelah tahun 1642 di Perancis, Blair Pascal menciptakan sebuah mesin hitung yang hanya dapat diguankan untuk operasi hitung penjumlahan saja yang disebut Adding Machine, yang kemudian disempurnakan untuk melakukan operasi matematik yang lainnya pada tahun 1673 oleh Von Leibnitz.
Kemudian muncullah era komputer elektronik sejak ditemukannya listrik oleh M. Faraday, sehingga berkembang alat-alat yang menggunakan tenaga listrik termasuk komputer. Rancangan komputer elektronik pertama kali diciptakan oleh John Atanasoff dari AS pada tahun 1942 dan terus berkembang hingga saat ini.
Era perkembangan komputer dapat dibagi menjadi beberapa periode, yakni:
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
  • Menggunakan lampu tabung sebagai komponen utama
  • Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar
  • Cepat panas sehingga membutuhkan alat pendingin yang banyak
  • Boros listrik
  • Proses relatif masih lambat
  • Ketepatan hasil proses masih rendah
  • Kapasitas data masih kecil
Komputer Generasi Kedua (1959-1965)
Komponen utama penyusun komputer adalah transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
Fungsi transistor digantikan dengan IC (Integrated Circuits) atau rangkaian terpadu. Dari sekeping IC itu sendiri dapat menggantikan beberapa transistor, diode dan resistor sekaligus, sehingga dapat berkinerja lebih baik hasilnya daripada generasi sebelumnya. Meski ukuran lebih kecil, namun kecepatannya makin tinggi, kapasitas lebih besar dan memungkinkan untuk berkomunikasi antar komputer.
Komputer Generasi Keempat (1970- )
Komponen utama komputer sudah menggunakan VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan hingga ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang semakin kecil.
Komputer Generasi Kelima
Saat ini para pakar komputer merancang dan memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yakni AI (Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan, sehingga dapat menentukan sikap sendiri jika akan menerima data, serta hendak diapakan data itu adalah atas inisiatif sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.

Sejarah Perkembangan Komputer

Dari Sejarah Perkembangan Komputer seperti diatas, kini kita sudah mengetahui beberapa generasi perkembangan komputer dari awal diciptakan hingga semakin berkembang kemampuannya sampai saat ini. Meski sudah banyak diciptakan laptop dan iPad yang mudah untuk dibawa kemana saja, namun kemampuan dan kecanggihan komputer tidak pernah habis termakan oleh zaman. Semoga ulasan Sejarah Perkembangan Komputer diatas dapat bermanfaat bagi anda.

Senin, 21 Oktober 2013

10 makanan Korea yang terkenal

Diposting oleh Unknown di 21.35 0 komentar
Selain terkenal dengan artis-artis Kpop nya, Korea juga memiliki makanan khas yang juga terkenal di dunia. Berikut adalah daftar 10 Makanan Korea Paling Terkenal di Dunia :

1. Kimchi

Makanan Korea Paling Terkenal di Dunia
yang pertama adalah Kimchi. Kimchi adalah makanan tradisional khas Korea. Kimchi merupakan asinan sayur setelah dilakukan fermentasi. Sebelumnya sayuran dicuci dan di beri garam lalu dicampur dengan bumbu-bumbu seperti udang, kecap ikan, bawang putih, jahe, dan cabai. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Kimchi banyak di gunakan sebagai bahan masakan Korea seperti sup kimchi, nasi goreng kimchi.



Makanan Korea Kimchi
Kimchi

Pada awalnya orang Korea membuat kimchi sebagai makanan persediaan sewaktu musim dingin. Orang Korea baru mengenal cabai setelah kedatangan para pedagang Portugis. Sehingga mulai saat itu orang Korea mulai mencampurkab cabai pada Kimchi. Para pedagang Portugis berdagang keliling dunia dan mayoritas barang dagangan berasal dari negeri-negeri di Asia Tengggara termasuk Indonesia. Resep asinan sayuran dan labu sudah dimuat dalam buku resep terbitan tahun 1670, tapi tidak menggunakan cabai. Di dalam catatan sejarah abad ke-17 ditulis tentang 11 jenis kimchi, sedangkan cabai sebagai bahan kimchi mungkin baru populer bertahun-tahun kemudian, menurut perkiraan 200 tahun kemudian. Sebelum abad ke-19, Kimchi hanya dibuat dari sayuran asli Korea karena sawi putih kemungkinan besar tidak dikenal di Korea sampai abad ke-19.

2. Bibimbap

Makanan Korea yang terkenal di dunia
berikutnya adalah Bibimbap. Bibimbap berasal dari kata 'Bibim' yang berarti campuran dan 'Bap' yang berarti beras atau nasi. Secara harfiah Bibimbap berarti Nasi Campur.

Bibimbap

Bibimbap berupa semangkuk nasi putih dengan di beri lauk pauk di atasnya berupa berupa sayuran, daging sapi, telur, dan saus pedas. Yang unik adalah, sebelum di makan nasi dan lauk harus di aduk terlebih dahulu mencadi satu. Di Korea sendiri Bibimbap memiliki banyak variasi tergantung asal daerah masing-masing.

3. Dakjuk

Dakjuk adalah masakan korea yang terbuat dari daging Ayam yang direbus dalam air dan dicampurkan bumbu bawang putih dan bawang merah. Lalu kemudian di tambahkan nasi dan dimasak sampai matang. Bahan utama Dakjuk adalah beras, ayam, dan bawang putih.


Dakjuk 

Setelah matang hasilnya seperti bubur ayam yang kental dengan rasa bawang yang kuat. Dakjuk banyak disukai oleh anak-anak dan orang dalam masa penyembuhan karena makanan ini tidak pedas dan mudah dicerna.

4. Ddukbokkie

Ddukbokkie adalah makanan snack yang sangat populer di Korea. Ddukbokkie banyak di jajakan di pinggir jalan oleh para pedagang makanan di malam hari. Makanan ini dibuat dari ikan, telur rebus, ditambah saus pedas yang sedikit manis.


Ddukbokkie

Sebagai penawar rasa pedas, ditambahkan juga kue beras yang kenyal dan lembut. Ddukbokkie aslinya adalah berupa hidangan tumis yang terdiri dari garaetteok (tteok berbentuk silinder Tteok) yang dikombinasikan dengan berbagai bahan seperti daging sapi, tauge, bawang, jamur shiitake, wortel, dan dibumbui dengan saus kedelai.

5. Japchae

Japchae adalah salah satu jenis makanan Korea yang menggunakan mie sebagai bahan utama. Japchae adalah masakan korea yang berupa mie sohun yang dicampur dengan berbagai jenis sayuran dan daging sapi. Makanan ini biasa di sajikan sebgai lauk pendamping nasi. Cara memasak makanan ini cukup rumit. Yaitu masing-masing bahan di tumis secara terpisah untuk mempertahankan rasa dan aroma masing-masing.


Makanan Korea Japchae
Japchae 

Bahan seperti daging sapi dan sayuran di potong kecil-kecil dengan bentuk memanjang. Sayuran yang di gunakan biasanya berupa wortel, paprika, jamur shitake, bawang bombay, dan bayam. Daging sapi ditumis bersama minyak wijen dengan bumbu bawang putih, kecap asin, dan gula pasir. Setelah semua bahan matang kemudian dicampurkan dengan mie sohun yang sudah di rebus dan di aduk-aduk bersama minyak wijen, irisan cabai, dan wijen.

6. Bulgogi

Makanan Korea yang terkenal di dunia berikutnya adalah Bulgogi. Makanan ini berupa daging sapi yang diiris-iris kemudian dicelupkan ke dalam saus. Saus atau bumbu bulgogi adalah berasal dari campuran bawang putih, kecap asin, dan gula.


Makanan Korea Bulgogi
Bulgogi 

Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus Bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau penyedap lain sesuai selera masing-masing. Bulgogi identik dengan makanan Jepang yang sudah sangat terkenal yaitu Yakiniku. Dibanding dengan Yakiniku, Bulgogi terasa lebih manis.

7. Hoddeok

Hoddeok adalah jenis makanan korea mirip dengan pancake yang biasa kita kenal. Ciri khas Hoddeok adalah rasanya yang sangat manis. Makanan ini banyak di jual oleh pedagang makanan jalanan di Korea Selatan. Biasa di makan pada musim dingin.


Makanan Korea Hoddeok
Hoddeok
Adonan Hoddeok di buat dari tepung terigu, air, susu, gula, dan ragi. Adonan Haddeok kemudian diisi dengan campuran ula merah, madu, kacang, dan kayu manis. Hoddeok adalah makanan favorit anak-anak di Korea.

8. Seolleongtang

Seolleongtang adalah makanan Korea yang terbuat dari tulang sapi yang direbus dalam waktu yang lama sehingga menjadi sup. Potongan daging sapi dan lobak juga menjadi campuran untuk masakan ini. Seolleongtang biasa di makan saat musim dingin sebagai menu sarapan atau makan malam. Untuk memasak Seolleongtang pertama-tama air direbus di dalam panci besar dan setelah mendidih bagian kepala dan tulang sapi kemudian dimasukkan.


Makanan Korea Seolleongtang
Seolleongtang 

Setelah beberapa saat kepala dan tulang sapi dikeluarkan kembali dan direndam dalam air segar. Air tersebut kemudian direbus dengan menambahkan tulang rusuk dan kaki sapi. Untuk menghilangkan bau sapi yang tidak sedap ditambahkan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, dan jahe. Semakin lama Seolleongtang direbus maka akan semakin gurih dan semakin banyak kandungan gizinya.

9. Soondubu Jiggae

Makanan Korea yang terkenal berikutnya adalah Soondubu Jiggae. Soondubu Jiggae adalah sejenis sup yang dibuat dari tahu, seafood (seperti tiram, remis, atau udang), sayuran, jamur, bawang, daun bawang, dan bubuk cabe.


Makanan Korea Soondubu Jiggae
Soondubu Jiggae 

Makanan ini lebih kental dari sup, namun lebih encer dari bubur. Secara tradisional, Soondubu Jiggae dimasak dengan menggunakan gerabah. Soondubu Jiggae biasanya dimasak hanya untuk satu piring.

10. Yangnyeom Tongdak

Makanan Korea yang terkenal di dunia terakhir adalah Yangnyeom Tongdak. Yangnyeom Tongdak berasal dari kata 'Yangnyeom' yang berarti bumbu dan 'Tongdak' yang berarti ayam.


Makanan Korea Yangnyeom Tongdak
Yangnyeom Tongdak 

Yangnyeom Tongdak adalah berupa ayam goreng dengan taburan saus manis asam pedas ala Korea. Saus dibuat dengan campuran bawang puti, saus tomat, gula, dan cabai.

Sejarah KORSEL (saat negara biasa menjadi negara maju)

Diposting oleh Unknown di 21.29 0 komentar

 

KOREA SELATAN adalah salahsatu negara termiskin di dunia pada tahun 1950. Sama miskinnya dengan negara-negara termiskin di Afrika dan Asia. Ekonominya hanya bersandar pada pertanian, belum lagi sempat hancur gara-gara pendudukan Jepang dan Perang Korea.
 
Dalam 4 dekade, Korea Selatan berubah cepat dari negara termiskin, menjadi salahsatu Negara paling kaya dan tercanggih di dunia dengan nilai ekonomi Trilyunan dollar.

Tahun 1963, GDP perkapitanya cuma $100. Tahun 1995 sudah $10.000. 2007, $25.000. Goldman Sachs meramalkan Korea tahun 2050 nanti akan jadi negara terkaya nomor 2 di dunia, mengalahkan semua bangsa lainnya kecuali Amerika dengan pendapatan perkapita $81.000. Korea, juga tercatat sebagai bangsa dengan kecepatan pertumbuhan ekonomi tercepat sepanjang sejarah.

Dan inilah keadaan kota Korsel yang berubah menjadi kota nan mewah ini.

 

Produk-produk elektronik Korea, Samsung dan LG, telah menguasai dunia. Dari ponsel canggih, televisi plasma, LCD, sampai semikonduktor. LG sendiri sekarang adalah perusahaan pembuat panel plasma terbesar di dunia. Samsung, adalah konglomerat terbesar di dunia, yang hanya kalah oleh General Electric.

Industri pembuatan kapal Korea, Hyundai dan Samsung Heavy Industries, adalah yang terbesar di dunia dan mengalahkan Jepang tahun 2004. Hyundai, juga menjadi perusahaan otomotif ke 5 terbesar di dunia.

Korea juga telah jadi negara termaju di dunia dalam hal infrastruktur teknologi. Sejak tahun 2000, seluruh masyarakat Korea telah menikmati jaringan internet 100 Mbit/detik, siaran televisi interaktif high-definition, teknologi komunikasi 4G.

 
Awalnya biasa saja


Ekonomi dibangun dengan membangun industri-industri standar negara berkembang, tekstil, sepatu, yang mudah dan ringan. Tapi pemerintah sudah sekaligus mempersiapkan segalanya, infrastruktur, sumberdaya, dan pengetahuan untuk level industri selanjutnya. Industri berat dan strategis, baja, otomotif, perkapalan. Bukan untuk dimajukan, tapi untuk mengusai dunia.

Sejak awal, strategi besar Korea adalah export oriented. Mereka harus mempersiapkan diri dan berjuang untuk merebut pasar dunia! Ini akibat dari keadaan yang sama seperti Jepang, sumberdaya alam yang sangat terbatas dan pasar dalam negeri yang kecil. Export Oriented! Berjuang keras sejak dini untuk merebut pasar dunia.

Pemerintah memberikan dukungan yang kuat untuk dunia usaha. Infrastruktur, modal yang murah, pajak rendah untuk industri unggulan, dan, sumberdaya manusia berkualitas tinggi. Birokrasi dibuat super efisien dan berkualitas tinggi. Para birokrat dididik dengan proses belajar dan disiplin kelas dunia. Hanya yang terbaik yang ada dalam birokrasi. Yang tidak efisien, langsung dipotong. Tidak ada waktu untuk birokrasi korup.

Para konglomeratnya, Hyundai, Samsung, dan LG juga adalah pejuang yang sangat nasionalis. Mereka pada dasarnya akan berjuang mati-matian menembus pasar dunia demi kemajuan bangsa Korea. Dengan, atau tanpa bantuan dari pemerintah.

Para pemimpin Korea juga punya visi yang sangat maju dalam penyerapan dan pengembangan teknologi. Inilah kunci dari semua bangsa-bangsa termaju. Tahun 1959, pemerintah Korea sudah mendirikan Korean Atomic Energy Commision. Pertengahan tahun 1960, Kementerian Sains dan Teknologi dibentuk. Lalu Korea Institute of Science and Technology yang dibentuk untuk riset industrial.

Dan setelah itu, proses pembelajaran sains dan teknologi dilakukan secara besar-besaran. Para ilmuwan asing dan segala macam teknologi terbaru dari Barat diserap habis-habisan. Persis seperti Jepang. Riset dan penelitian digalakkan, orang-orang serta badan-badan riset yang unggul diberi dana yang sangat besar oleh pemerintah. Industri-industri dengan potensi pasar masa depan yang besar dianalisis dan dikejar habis-habisan, baik oleh pemerintahnya maupun swasta.

Industri-industri utama Korea Selatan sekarang adalah otomotif, semikonduktor, elektronik, pembuatan kapal, dan baja. Korea juga dengan intens mengembangkan industri-industri strategis masa depan, seperti Nanoteknologi, Bioteknologi, Teknologi Informasi, Robotika, dan teknologi ruang angkasa.


Korea mempunyai robot humanoid ke 2 di dunia, HUBO, robot berkepala Einstein. (Robot humanoid pertama dunia adalah Asimo dari Jepang). Korea juga berambisi menjadi “World’s Number 1 Robotics Nation”, bangsa pengguna robot terbesar dunia, 2025 nanti.

“THE KOREAN BIG SECRET!”
Dan bagaimana cara agar bangsa Korea punya kemampuan yang tinggi untuk menyerap sains dan teknologi ? Kuncinya adalah ….

Pembangunan Penduduk unggul

Penduduk penduduk yang unggul punya kemampuan tinggi dalam menyerap ilmu dan teknologi. Pembangunan manusia-manusia unggul, lewat pendidikan unggul. Pendidikan terbaik di dunia.

Sejak lama, pemerintah telah berjuang agar anak-anak Korea memiliki nilai matematika dan sains yang tinggi. Tidak dalam ukuran Korea sendiri, tapi dalam skala global. Jadi sistem pendidikan terbaik di dunia harus dibentuk. Ahli-ahli pendidikan terbaik di dunia, pakar-pakar sains dan teknologi termaju didata.

BIODATA :D

Diposting oleh Unknown di 21.16 0 komentar
Hallo kawan .... ^^
Selamat datang di blog ku ini ... :)
Kenalkan aku Mega Novitasari. aku anak sulung dari satu bersaudara ya hanya SATU BERSAUDARA :D :D :D
Saya di lahirkan di Pekalongan pada Tanggal 11 November 1998. Riwayat pendidikan saya. Saya pernah bersekolah dasar di SD Bendan 01, berasal dari SMP N 13 Pekalongan, dan saat ini saya masih meneruskan pendidikan saya di SMA N 2 Pekalongan.
cita cita saya hmm ... jujur saya masih bingung dengan cita cita saya. waktu saya kecil saat di tanya apa cita citaku saya selalu menjawab ingin menjadi dokter. tapi jika saat ini saya di tanya lagi apa cita citaku pasti saya tidak akan menjawab akan menjadi dokter, karna saya memiliki sedikit pengalaman buruk yang menyebabkan saya menjadi trauma. tapi cita citaku yang tak pernah akn berubah sejak kecil hingga dewasa nanti yaitu membahagiakan kedua orang tua saya. :D :) :D
mimpi saya yaitu pergi ke Korea agar bertemu dengan idola saya dan berharap bukan hanya bertemu tetapi lebih dari itu wkwkwkwkwk. # doakan tercapai ya. :)
karna saya sangat suka sekali dengan budaya Korea. # tentunya yg pertama saya sukai budaya negara saya sendiri.


Sekian dulu ya Bio dariku maaf bila ada kata yang salah. akhir kata saya ucapkan TERIMAKASIH. :D :D :)

 

Everlasting Friend (Elf) ^^ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos